7

Pencitraan Visual Kawasan Urban

Rp102.000,00

8

Kategori:

Deskripsi Produk

Preferensi visual ruang perkotaan tergantung kepada pandangan masyarakat terhadap nilai-nilai yang dihasilkan pada pembentukan kota. Sebuah model pengalaman partisipatif mampu memunculkan keterlibatan estetis yang sekaligus mendorong gagasan sebuah perencanaan lanskap partisipatif. Salah satu bentuk ruang perkotaan yang membutuhkan pengalaman partisipatif adalah lanskap koridor jalan perkotaan. Proses konsensus yang melibatkan partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengambilan keputusan pada proses penataan lanskap koridor kota. Kemajuan komputerisasi teknologi komunikasi telah membawa pengaruh yang kuat terhadap perubahan budaya pelibatan masyarakat, yang mendorong lahirnya model-model partisipasi publik secara online melalui internet. Teknologi Virtual Reality melalui simulasi 3D online merupakan salah satu perkembangan terkini yang mampu membantu dalam pemahaman visualisasi perencanaan lanskap pada skala makro dan mikro, serta memiliki kemampuan interaktivitas dan merepresentasikan data konstektual yang kompleks dalam sebuah sistem multimedia spasial.

Buku ini mengupas tentang strategi dan teknik pengembangan sistem multimedia spasial 3D. Isi buku ini terbagi dalam tiga pokok pembahasan yaitu bagian I mengenai Visualisasi 3D, bagian II mengenai Simulasi Interaktif 3D, bagian III mengenai Visualisasi 3D berbasis Web. Pada bagian pertama lebih menelaah pada strategi dan prosedur penting pengembangan visualisasi 3D. Pada bagian kedua mengarah pada strategi pengembangan multimedia spasial dengan pemanfaatan skrip Lingo untuk pembuatan aplikasi interaktif spasial 3D. Sedangkan bagian ketiga lebih mengarah pada pengembangan desain antar muka yang mengintegrasikan sistem interaktif spasial 3D pada jaringan online (web-based).

Informasi Tambahan

Berat 0.25 kg
Dimensi 14 x 21 x 5 cm
Penulis

Herry Santosa dan Nur Fauziah

Tahun Terbit

2019

Jumlah Halaman

i-xxiv + 282

ISBN

978-602-432-827-6 / 978-602-432-828-3(e)

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Pencitraan Visual Kawasan Urban”