Mikologi Ilmu Jamur
Mikologi Ilmu Jamur

Mikologi (Ilmu Jamur)

Rp131.000,00

Kategori:

Deskripsi Produk

Jamur dalam beberapa pustaka masih dimasukan dalam dunia tumbuh – tumbuhan, yakni Thallophtya, akan tetapi tidak mempunyai khlrophil, sehingga untuk hidupnya memerlukan sumber jamur dalam beberapa pusataka masih dimasukan dalam dunia tumbuh – tumbuhan, yakni Thallophyta, akan tetapi tidak mempunyai   khlrophil, sehingga untuk hidupnya memerlukan sumber bahan organik. Dinding selnya kebanyakan mengandung zat khitin, yang terdiri dari rangkaian molekul N – acetylglocosamina. Perkembangan belakang ini seperti yang dikemukakan oleh Alexopoulus  dan Mims (1979) diberi kerajaaan sendiri jadi dipisahkan dari dunia tumbuhan dengan nama Myceteae, bahan organik. Dinding selnya kebanyakan mengandung zat khitin, yang terdiri dari rangkaian molekul N – acetylglocosamina. Perkembangan belakang ini  seperti yang dikemukakan oleh Alexopoulus dan Mims (1979)  diberi kerajaan  sendiri jadi dipisahkan dari dunia tumbuhan dengan nama Myceteae. Istilah “Fungi” digunakan dalam dua pengertian yang berbeda, pertama untuk jamur yang sebenarnya (Eumycetes) dan yang kedua untuk penambahan bakteri dan jamur lendir (Mycetotozoa dan Acrasiales). Tetapi sekarang bakteri telah lepas dari jamur, sedangkan jamur lendir masih termasuk ke dalam dunia jamur. Istilah “cendawan” yang sering dijumpai dalam banyak pustaka juga masuk dalam dunia jamur namun lebih sesuai bila digunakan untuk kelompok jamur yang membuat badan buah kasat mata (umumnya dalam kelas Basidiomycetes), sehingga sesuai dengan  istilah umum “bak cendawan di musim hujan”.

Informasi Tambahan

Berat 0.25 kg
Dimensi 16 x 24 cm
Penulis

Ika Rochdjatun Sastrahidayat, Ir., MS., Dr., Prof.

Tahun terbit

2011

Jumlah halaman

x + 372

ISBN

978-602-8960-33-5
978-602-8960-34-2 (elektronik)

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Mikologi (Ilmu Jamur)”