13

Konservasi Eks-Situ Bangunan Nusantara

Rp105.000,00

14

Kategori: ,

Deskripsi Produk

Tak dapat dipungkiri, arsitektur vernakular memiliki peran besar sebagai dasar pengembangan arsitektur modern. Berbagai upaya dilakukan untuk mempertahankan arsitektur vernakular, misalnya dengan konservasi. Hingga saat ini, isu-isu dalam melestarikan rumah vernakular acap kali dilakukan dan masih berkutat di tempat aslinya, atau yang lebih kita kenal sebagai konservasi in-situ. Namun, kita tidak menyadari bahwa jenis konservasi ini sendiri memiliki kelemahan dalam hal mempertahankan kondisi obyek yang soliter. Utamanya lagi jika rumah itu sendiri terpencil, jauh dari akses transportasi dan dikelilingi oleh tekanan gaya hidup modern. Di sini, pertanyaan-pertanyaan tentang konsep vernakularisme khususnya pada bidang konservasi perlu ditekankan.

Faktanya, rumah vernakular di belahan dunia manapun sedang berurusan dengan isu kepunahan, terutama bangunan yang terbuat dari kayu. Jumlah rumah vernakular kayu telah menurun tajam karena berbagai aspek, utamanya disebabkan oleh rayap dan umur kayu secara alami, di samping faktor-faktor lain seperti perkembangan bahan bangunan baru, aglomerasi urban dan migrasi manusia ke perkotaan. Akhirnya, masyarakat lebih senang membiarkan nilai historis mereka dengan segala bentuk vernakularitas dan peninggalan warisannya ditinggalkan di desa. Padahal dalam kesederhanaannya, banyak fitur yang dapat ditelusuri dari rumah-rumah vernakular tersebut utamanya prinsip-prinsip di dalamnya yang berguna untuk pengembangan desain masa kini misalnya penangkap angin, elemen naungan dan pencahayaan alami, insulasi termal, ditambah lagi banyaknya metode kekriyaan dalam menggunakan bahan bangunan lokal dan teknik asli membangun yang dapat sekaligus melestarikan alam.

Oleh karena itu, buku ini mengangkat isu pelestarian dengan mengedepankan konsep translokasi, atau dalam buku ini didefinisikan sebagai teknik konservasi eks-situ, sebagai ‘salah satu’ cara untuk menyelamatkan rumah vernakular agar dapat dinikmati oleh generasi muda kita mendatang. Buku ini hadir sebagai salah satu kerangka teori dalam memahami fenomena konservasi eks-situ secara mendalam dalam ranah keilmuan arsitektur. Konservasi eks-situ sendiri merupakan istilah yang umumnya dipergunakan dalam ranah biologi dan pelestarian plasma nutfah. Untuk itu, istilah ini digunakan penulis pada bidang arsitektur merujuk pada teknik penyelamatannya yang dapat diaplikasikan pada bangunan vernakular yang juga terancam punah. Tidak berlebihan bila buku ini merupakan buku pertama yang memprakarsai penggunaan istilah konservasi eks-situ pada bidang ilmu arsitektur.

Informasi Tambahan

Berat 0.25 kg
Dimensi 24 x 15 x 5 cm
Penulis

Yusfan Adeputera Yusran

Tahun Terbit

2019

Jumlah Halaman

i-xxiv + 198

ISBN

978-602-432-833-7 / 978-602-432-834-4(e)

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Konservasi Eks-Situ Bangunan Nusantara”